Beranda | Artikel
Air Dibacakan Al-Quran: Pengobatan Sunnah atau Bidah? – Syaikh Bin Baz #NasehatUlama
19 jam lalu

Ia bertanya, “Apakah ada riwayat dari Rasul shallallāhu ‘alaihi wa sallam tentang air yang dibacakan Al-Qur’an padanya dapat menyembuhkan dan menjadi obat? Dan apakah meminumnya tidak termasuk bid‘ah? Mohon penjelasannya. Jazakumullāhu khairan.”

Diriwayatkan dalam Sunan Abī Dāwud rahimahullāh, bahwa Nabi shallallāhu ‘alaihi wa sallam pernah membacakan (Al-Qur’an) pada air untuk Tsabit bin Qais bin Syammas, lalu air itu disiramkan kepadanya.

Maka, membacakan Al-Qur’an pada air termasuk salah satu bentuk pengobatan. Demikian pula membacakan Al-Qur’an untuk orang sakit, juga merupakan pengobatan. Semua ini disebutkan dalam As-Sunnah, dan termasuk sebab datangnya kesembuhan dan kesehatan. Demikian pula menuliskan ayat-ayat mulia pada kertas atau piring bersih dengan tinta za’faran, kemudian dicuci (dengan air) dan airnya diminum, juga termasuk pengobatan. Amalan ini banyak dilakukan oleh para salaf, rahmatullāhi ‘alaihim. Dengan syarat, orang yang membacakan atau menulis dikenal baik dan istiqamah. Semua ini merupakan bagian dari pengobatan, termasuk dalam bab pengobatan syar’i.

=====

يَقُوْلُ هَلْ وَرَدَ عَنِ الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَنَّ الْمَاءَ الْمَقْرُوءَ فِيهِ بِالْقُرْآنِ يَشْفِي وَفِيهِ عِلَاجٌ؟ وَهَلْ شُرْبُهُ لَيْسَ مِنَ الْبِدَعِ؟ أَفِيدُونَا جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا

ثَبَتَ فِي سُنَنِ أَبِي دَاوُدَ رَحِمَهُ اللَّهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَرَأَ فِي مَاءٍ لِثَابِتِ بْنِ قَيْسِ بْنِ شَمَّاسٍ وَصَبَهُ عَلَيْهِ

فَقِرَاءَتُهُ فِي الْمَاءِ مِنَ الْعِلَاجِ مِنْ أَنْوَاعِ الْعِلَاجِ وَقِرَاءَتُهُ عَلَى الْمَرِيضِ مِنْ أَنْوَاعِ الْعِلَاجِ كُلُّ هَذَا جَاءَتْ بِهِ السُّنَّةُ وَهُوَ مِنْ أَسْبَابِ الشِّفَاءِ وَالعَافِيَةِ وَهَكَذَا كِتَابَةُ آيَاتٍ كَرِيْمَاتٍ فِي قِرْطَاسٍ أَوْ صَحْنٍ نَظِيْفٍ بِالزَّعْفَرَانِ ثُمَّ يُغْسَلُ وَيُشْرَبُ هُوَ أَيْضًا مِنَ الْعِلَاجِ فَعَلَهُ كَثِيرٌ مِنَ السَّلَفِ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ إِذَا كَانَ الْقَارِئُ وَالْكَاتِبُ مِمَّنْ يُعْرَفُ بِالْخَيْرِ وَالِاسْتِقَامَةِ هَذَا مِنَ الْعِلَاجِ كُلُّهُ مِنْ بَابِ الطِّبِّ مِنْ بَابِ العِلَاجِ


Artikel asli: https://nasehat.net/air-dibacakan-al-quran-pengobatan-sunnah-atau-bidah-syaikh-bin-baz-nasehatulama/